Sistem Operasi: Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Contohnya
Penggunaan media
elektronik khususnya perangkat komputer atau smartphone mengalami
peningkatan yang sangat signifikan. Dimana, faktor yang paling besar
mempengaruhi pengguna untuk memakai perangkat tersebut adalah dari sisi
informasi dan komunikasi yang menjadi efektif. Untuk dapat mengelola kedua
faktor tersebut, tentu sebuah device membutuhkan yang namanya
sistem operasi.
Sistem operasi atau Operating System (OS) menjadi satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan karena memiliki peran krusial dalam memanajemen setiap aktivitas pada perangkat komputer. Yang mana, hal tersebut akan sangat berhubungan dengan pemakaian perangkat lunak (software), perangkat keras (hardware), dan fitur yang lainnya.
Oleh karena itu, pada artikel ini akan membahas mengenai
pengertian, fungsi, jenis-jenis sistem operasi, dan contoh dari sistem operasi.
Pengertian Sistem Operasi
Sistem operasi adalah perangkat lunak sistem yang mengatur
sumber daya dari perangkat keras dan perangkat
lunak, serta sebagai daemon (program komputer yang berjalan di latar belakang) untuk program komputer. Tanpa sistem
operasi, pengguna tidak dapat menjalankan program aplikasi pada komputer
mereka, kecuali program booting.
Sistem
operasi mempunyai penjadwalan yang sistematis mencakup perhitungan penggunaan
memori, pemrosesan data, penyimpanan data, dan sumber daya lainnya.
Fungsi Sistem Operasi
Secara umum, fungsi dari sistem operasi yaitu sebagai
berikut.
·
Sistem operasi membuat komputer
menjadi lebih mudah dan menarik serta nyaman untuk digunakan.
·
Sistem operasi memungkinkan
sumberdaya komputer digunakan secara efisien.
·
Sistem operasi yang
disusun/diprogram sedemikian rupa memungkinkan menerima perubahan/pengembangan
baru yang efektif dan efisien, dapat melakukan pengujian sistem tanpa
mengganggu layanan yang telah ada
Komponen
dalam OS
Berikut ini merupakan beberapa komponen utama dalam sebuah operating system, diantaranya adalah sebagai berikut:
1. File
Merupakan file yang terbentuk atau dijalankan melalui sebuah sistem operasi.
2. Kernel
Kernel adalah perangkat lunak (software) yang membentuk sistem dan memiliki tugas untuk melayani berbagai macam program aplikasi secara aman dan mudah.
3. User Interface
Sistem operasi mempunyai karakteristik antarmuka yang menjadikan interaksi antara pengguna dengan komputer.
Jenis Sistem Operasi
1. Batch OS
Yang pertama ada Batch OS, merupakan jenis sistem operasi yang dapat menyatukan beberapa pekerjaan, sehingga menjadi lebih cepat terselesaikan dan tidak terlalu berat untuk implementasinya.
2. Distributed OS
Jenis yang kedua, menggunakan beberapa processor di berbagai mesin untuk memudahkan komputasi yang nantinya diberikan kepada user secara cepat dengan akurasi yang tepat.
3. Mobile OS
Digunakan pada kebutuhan perangkat mobile, seperti Android dan iOS pada smartphone untuk memberikan fungsi yang sama.
4. Multitasking / Time – Sharing OS
Dengan menggunakan sistem multitasking, setiap pengguna dapat mengerjakan beberapa tugas secara bersamaan dalam perangkat CPU yang sama.
5. Network OS
Ketika menggunakan jaringan, OS berperan mengatur data dan kemanan user.
6 Real – Time OS
Interval waktu tunggu pemrosesan lebih sedikit dengan respons input yang kecil, sehingga akses lebih cepat.
Contoh-contoh Sistem Operasi
- Microsoft
windows: tampilan menarik dan mudah dioperasikan, menjadikan Ms.windows
sebagai OS paling banyak digunakan.
- Linux: OS
ini dapat dimodifikasi, digunakan dan didistribusikan oleh user untuk
optimalisasi program.
- Mac OS:
sistem operasi khusus buatan Apple Computer hanya dapat digunakan pada
macintosh.
- Chrome OS:
sistem operasi satu ini paling populer saat ini berkat kecepatan loading-nya.
Komentar
Posting Komentar